إعدادات العرض
Katakan kepadaku sebuah ucapan tentang Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada siapa pun selainmu." Beliau bersabda, "Katakanlah: Aku beriman kepada Allah. Kemudian iskamahlah
Katakan kepadaku sebuah ucapan tentang Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada siapa pun selainmu." Beliau bersabda, "Katakanlah: Aku beriman kepada Allah. Kemudian iskamahlah
Abu 'Amr, ada yang mengatakan, Abu 'Amrah, Sufyan bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan: Aku bertanya, "Wahai Rasulullah! Katakan kepadaku sebuah ucapan tentang Islam yang tidak akan aku tanyakan kepada siapa pun selainmu." Beliau bersabda, "Katakanlah: Aku beriman kepada Allah. Kemudian iskamahlah."
الترجمة
العربية Español አማርኛ English اردو ئۇيغۇرچە বাংলা Français Türkçe Русский Bosanski සිංහල हिन्दी 中文 فارسی Tiếng Việt Tagalog Kurdî Hausa Português മലയാളം తెలుగు Kiswahili தமிழ் မြန်မာ ไทย Deutsch 日本語 پښتو অসমীয়া Shqip Svenska Nederlands ગુજરાતી Кыргызча नेपाली Yorùbá Lietuvių دری Српски Soomaali тоҷикӣ Kinyarwanda Română Magyar Čeština Moore Malagasy Oromoo ಕನ್ನಡ Wolof Azərbaycan O‘zbek Українська ქართული Македонски ភាសាខ្មែរ Bambara ਪੰਜਾਬੀ मराठी Kirundi Kurmancî Bahasa Melayu Yaoالشرح
Sufyān bin Abdullah -raḍiyallāhu 'anhu- meminta kepada Nabi ﷺ agar diajari suatu ucapan yang mencakup seluruh ajaran Islam untuk dijadikan sebagai pegangan dan tidak akan ditanyakan kepada orang lain. Maka beliau ﷺ menjawab: Katakanlah, aku menauhidkan Allah; Dia adalah Tuhanku dan Ilahku, penciptaku dan sembahanku yang benar, tidak ada sekutu bagi-Nya. Kemudian tunduk pada ketaatan kepada Allah dengan menunaikan perkara-perkara yang diwajibkan-Nya dan meninggalkan perkara-perkara dilarang-Nya sekaligus bersikap istikamah di atas hal itu."فوائد الحديث
1- Fondasi agama Islam ialah beriman kepada Allah terkait rububiah, uluhiah, dan nama-nama serta sifat-sifat-Nya.
2- Urgensi istikamah setelah beriman, konsisten di dalam ibadah dan teguh di atasnya.
3- Iman adalah syarat diterimanya amal.
4- Beriman kepada Allah mencakup semua yang wajib diyakini berupa akidah beserta pokok-pokok keimanan, semua amalan hati yang menjadi turunannya, serta tunduk dan patuh kepada Allah secara batin dan lahir.
5- Istikamah artinya selalu berada di jalur yang benar dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan berbagai larangan.
